Akhir2 ini ko saya jadi makin kesel aj yaa sama anggota “terhormat” DPR beserta jajarannya.
Ah entah mengapa,,
Mereka dengan mudah membelanjakan uang rakyat yang bernilai triliunan untuk merenovasi gedung itu..untuk membeli karpet mewah yang empuk,,untuk merenovasi lapisan dinding yang sebenarnya masih layak pakai,,
Tidak ingatkah mereka,,beberapa kilometer dari tempat mereka itu,,
Ada banyak rumah penduduk yang rumahnya berlantaikan tanah,,plus cacing2 nya,,bukan tegel,,apalagi karpet empuk nan mewah,,berdinding anyaman bilik dan bukan dinding-dinding rumah yang biasa anggota dewan yang “terhormat” itu lihat.
Tidak kah mereka malu?
Ada alasan yang berdalih,,bahwa untuk pembelanjaan itu sudah teralokasikan dananya,,
Ok mari kita analogikan..
sebuah rumah tangga yang mengalokasikan dana untuk keperluan pendidikan anak,,keperluan transportasi,,kesehatan,,dan keperluan sehari-hari,,makan nisalnya..serta keperluan jangka panjang merenovasi rumah mereka,..
Suatu hari,,
Mereka menghadapi dana untuk keperluan makan anak-anaknya sehari-hari tidak mencukupi,,katakanlah karena anaknya banyak,,dan juga mereka dihadapkan pada kondisi rumah yang sudah lama tidak direnovasi,,namun secara kasat mata masih layak huni,,namun tidak menterng,,
si pengurus keuangan rumah tangga tersebut,,bersikukuh tetap merenovasi rumah mereka agar mentereng dan mewah,,agar tidak malu dilihat tetangga,,ironisnya hal itu dilakukan dikala masih banyak anak mereka menangis karena kelaparan,,bahkan diantaranya ada yang sampai meninggal..namun meraka seolah menutup mata,,telinga bahkan hati mereka,,,
jika ada sebuah keluarga yang seperti itu dekat dari tempat tinggal anda,,
apakah yang akan anda lakukan?
akankah anda memilih pengurus yang telah tertutup mata hatinya?
Akankah anda memilih pengurus tersebut untuk menjadi wakil raktyat?
Padahal jelas2 disekitar mereka, dengan mudah terdapat banyak rakyatnya yang keparan,,malah hingga mati kelaparan..yang menjerit2 kesajitan,,karena buruknya pelayanan kesehatan bagi orang miskin,,
Sabtu, 26 April 2008
Langganan:
Posting Komentar (Atom)


1 komentar:
Hello, Nurul!
I loved this post and this blog.
Have a nice day.
Posting Komentar